The Values of Tauhid Education in Rejang’s Culture of Serambeak

Fakhruddin Fakhruddin

Abstract


This study aims to reveal and formulate the values of Tauhid education in Serambeak, the local culture of Rejang community. The culture of Serambeak has been a system for the continuation of Islamic education since Islam came and entered the life of Rejang community. The content of Tauhid educational values in Serambeak culture is the spark of the Rejang community's needs. To reveal the main points of this study, the researcher used qualitative methods with a descriptive-analytic approach to collect, analyse, and interpret to produce valid research. The findings concluded the following: First, the values of Tauhid education in Serambeak are an effort to accommodate Islamic education to local culture, demonstrating a good acculturation process of local culture. Second, by using Serambeak as a local culture with its literary beauty, the Rejang community is more likely to accept the values of Tauhid education brought by Islam as a foreign religion. Third, the Serambeak culture's values of Tauhid education state that God, Tauhid affirmation, God's power, God's perfection, the creator of the universe, and the nature of divinity as the cultivation of good and actual Tauhid teachings. Fourth, the values of Tauhid education are an attempt to erode and erase the beliefs of animism and dynamism that have been so strong and rooted in the life of the Rejang people. They are very effectively changed using the arguments of belief.


Keywords


Tauhid education, Serambeak, Local culture

Full Text:

PDF

References


Adi Samsuri, S. (2020). Masyiah dalam Al-Qur’an Ditinjau Perspektif Teologi Pendidikan. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 151–166.

Akar Foundation. (2008). Serambeak: Sastra Lisan Suku Rejang yang Nyaris Punah. Https://Akarfoundation.Wordpress.Com/2008/02/20/Serambeak-Sastra-Lisan-Suku-Rejang-Yang-Nyaris-Punah/.

Amda, A. D. (2018). Masyarakat Rejang sangat memegang teguh adat dan agama walaupun dalam aspek ritual dimiliki varian tingkatan ketaatan namun mereka memiliki militansi keagamaan dan adat istiadat yang kuat, mereka sangat tersinggung jika agama atau adat merekah dihina atau.

Andy, S. (2018). Ilmu Tasawuf.

Baba, M. A. (2018). Dasar-Dasar dan ruang lingkup pendidikan islam di Indonesia. Jurnal Ilmiah Iqra’, 6(1).

Chili, S., Rahimullah, Rufransyah, A., & Sundari, S. (2010). Kamus lengkap Indonesia-Rejang, Rejang-Indonesia. Fakultas Hukum, Universitas Satyagama.

Faruq Al, U. (2020). Nlai-Nilai Pendidikan Tauhid, Akhlak dan Kepemimpinan dalam Kisah Nabi Ibrahimmas (Telaah Ayat-Ayat Kisah Nabi Ibrahim dan Relevansinya dengan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam). Jurnal KACA Jurusan Ushuluddin STAI AL FITHRAH, 10, 173–195.

Firdaus, F. (2015). Konsep Al-Rububiyah (Ketuhanan) dalam Al-Quran. Jurnal Diskursus Islam, 3(1).

H Hermanto Suaib, M. M. (2017). Suku Moi: nilai-nilai kearifan lokal dan modal sosial dalam pemberdayaan masyarakat. An1mage.

Hastati, N. (2019). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Adat Istiadat Masyarakat Rejang. Annizom, 4(2).

Herianto, H., & Sarwit, S. (2006). Analisis Petatah-Petitih Masyarakat Rejang di Desa Sukarami Kecamatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Utara. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIB.

Kadirman. (2007). Kelpeak Ukum Adat Ngen Riyan Ca’o Kutei Jang Kabupaten Rejang Lebong. Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Rejang Lebong.

Kadirman. (2017a). Hasil wawancara dengan tema; Serambeak Rejang, di Balai Adat. Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Rejang Lebong.

Kadirman. (2017b). Serambeak Rejang. Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Rejang Lebong.

Librianti, E. O. I., & Mukarom, Z. (2019). Budaya Tahlilan sebagai Media Dakwah. Prophetica: Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting, 5(1), 1–20.

Lukman Fernani, dan R. J. wawacara. (2017). Hasil Wawancara dengan Tema; Masyarakat Rejang Memiliki Keahlian Seni Bahasa (Sastra Lisan) yang Merupakan Tradisi Lisan yang Berkembang Lebih Dahulu dari Pada Tradisi Tulisan.

Mubasyaroh, M. (2013). Pendidikan Penanaman Sistem Nilai dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 8(2).

Muhriji, M. (2019). Konsep Ketuhanan Menurut Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd (Studi Komparatif. UIN SMH BANTEN.

Murdiyanto, E. (2020). Sosiologi perdesaan Pengantar untuk Memahami Masyarakat Desa. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UPN” Veteran ….

Qobri, M. (2017). Masyarakat Rejang memiliki keterikatan persaudaraan yang kuat, sehingga memiliki kepdulian dengan sesama mereka sangat tinggi juga termasuk dalam nasehat menasehati.

Ratna, N. K. (2004). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra.

Rizal, A. S. (2011). Transformasi corak edukasi dalam sistem pendidikan pesantren, dari pola tradisi ke pola modern. Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim, 9(2), 95–112.

Sani, Abdullah. (n.d.). Petatah Petitih. Perpustakaan Daerah.

Sani, Abullah. (n.d.-a). Jurai Adat Rejang. Perpustakaan Daerah.

Sani, Abullah. (n.d.-b). “Jurai Adat Suku Rejang: Tumbak Berambai Payung Agung.” Perpustakaan Daerah.

Setiawan, D. (2019). Filsafat Komunikasi dalam Makrokosmos. JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, 5(2), 73–87.

Siddik, A. (1980). Hukum Adat Rejang. Balai Pustaka.

Syafruddin. (2017). Keimanan Landasan Aqidah Orang Rejang.

Syam, S. (2018). Mengenal Islamisasi: Konflik dan Akomodasi (Kajian tentang Proses Penyebaran Islam Periode Awal di Nusantara). Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Dan Ilmu Komunikasi, 76–84.

Syarif, J. M. (2020). Pembunuh Tuhan. Cikini Art Stage.

Wahyudi, W. E. (2020). Social Pedagogy Pada Muslim Etnis Minoritas (Konstruksi Muslim Tionghoa dalam Praksis Pendidikan Islam di Surabaya).

Yaacob, M. F. C. H. E. (2020). Falsafah Pendidikan Kebangsaan dalam Crita-Cerita Lisan Melayu. UMK PRESS.

Yunus, R. (2013). Transformasi nilai-nilai budaya lokal sebagai upaya pembangunan karakter bangsa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(1), 67–79.

Zulkarnaen, Z. (2019). Pemikiran Frithjof Schuon Tentang Titik Temu Agama-agama. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.




DOI: https://doi.org/10.35445/alishlah.v13i2.475

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Fakhruddin Fakhruddin

Al-Ishlah Jurnal Pendidikan Abstracted/Indexed by:

    

 


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.