Exploring Sufistic Morality in A.R. Fachrudin’s Light Questions and Answers as Educational Material for Didactic Story Writing

Abdul Latif, Vismaia S Damaianti, Yeti Mulyati

Abstract


This study aims to explore the Sufistic values found in Soal Jawab yang Ringan-Ringan (Light Questions and Answers) by A.R. Fachrudin, a prominent Islamic preacher and Muhammadiyah leader from 1968 to 1990. The research emphasizes the educational relevance of these values, particularly their application in moral and character education through literature. A descriptive qualitative method was used, focusing on textual analysis rather than numerical data. The data consisted of written discourse, field notes, personal documents, and other official records. The analysis involved data reduction, presentation, interpretation, and verification. The semiotic approach was employed to identify the symbolic representations of Sufistic values within the text. The findings reveal that A.R. Fachrudin's writings convey key aspects of moral Sufism, including repentance (taubah), fear and hope (khauf and raja'), asceticism (zuhud), poverty (faqr), patience (sabr), contentment (ridha), and constant awareness of God (muraqabah). These values are categorized as "index" signs in semiotic analysis, indicating their observable and practical manifestations in daily behavior. The Sufistic values expressed in Fachrudin’s work hold significant educational potential, especially for moral instruction in literary contexts. These values can be effectively integrated into writing and literature curricula, such as through the creation of didactic short stories. The study suggests that incorporating spiritual and ethical dimensions into education can enhance students' moral development and engagement with religious texts in meaningful, reflective ways.


Keywords


Short Story Writing; Didactic; Sufistic; Semiotics

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, R. (2013). Jejak sang penyair Persia: Corak sastra sufistik Jalaluddin Muhammad Maulavi dalam karya “Matsnawi”. Jurnal CMES, 6(2), 221–229.

Al-Hana, R., & Yusuf, M. (2021). Nilai-nilai sufistik tokoh wayang Semar dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Potensia, 7(1), 52–74.

Andayani, R., et al. (2017). Pengembangan modul pembelajaran menulis cerpen bermuatan motivasi berprestasi untuk siswa kelas XI SMA. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya, 1(1), 103–116.

Amin, S. M. (2012). Ilmu tasawuf. Jakarta: Bumi Aksara.

Anugraheny, F. M. (2019). Implementasi nilai-nilai profetik dalam pembelajaran sastra di perguruan tinggi. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta Press.

Anugraheny, R., et al. (2019). Bahan ajar menulis cerita pendek bermuatan nilai-nilai kenabian untuk siswa MTs kelas VII. Jurnal Pendidikan, 4(2), 206–212.

Aulia, S. R., et al. (2021). Pemanfaatan model bahan ajar pada materi menulis cerpen. Jurnal Mudarrisuna, 11(2), 278–290. https://doi.org/10.22373/jm.v11i2.6973

Arianie, E. Y. (2020). Aspek sufistik dalam novel Asmaraloka karya Danarto. Jurnal Bahasa Sastra dan Pembelajarannya, 10(2), 203–218.

Chusnan, M. (2009). Permata tasawuf Muhammadiyah (Meneladani spiritual leadership A.R. Fakhruddin). Jakarta: UNJ Press.

Fauziyyah, D. F., et al. (2020). Nilai-nilai didaktis dalam novel Burung-Burung Kecil karya Kembangmanggis. Jurnal Semantik, 9(1), 41–50. https://doi.org/10.22460/semantik.v9i1.XXX

Fakhruddin, A. R. (2012). Soal jawab yang ringan-ringan. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.

Fitroh, I. (2023). Analysis of character education values in Wewarah Osing. Al-Islah, 15(4), 5285–5295.

Kosasih, E. (2012). Dasar-dasar keterampilan bersastra. Bandung: Yrama Widya.

Mubaroq, A. (2017). Keefektifan pembelajaran menulis cerpen dengan model sinektik dan model kreatif-produktif pada peserta didik SMA. Seloka, 6(1), 55–58.

Mudaksir, J., & Munirah. (2021). Perbandingan pemikiran tokoh dalam novel Dahlan dan novel Penakluk Badai serta relevansinya terhadap pembelajaran sastra berbasis karakter di SMA. Jurnal Kependidikan, 7(3), 631–640.

Musyafa, H. (2020). Pak AR & jejak-jejak bijaknya. Bandung: Mizan Media Utama.

Noor, R. M. (2011). Pendidikan karakter berbasis sastra. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Nuryatin, A. (2016). Analisis dan apresiasi sastra Indonesia. Semarang: Unnes Press.

Qoyimah, U., & Eng, F. U. (2023). Nilai-nilai sufistik dalam pemikiran KH Sholeh Darat. Jurnal Millia Islamia, 1(3), 126–136.

Ratna, N. K. (2012). Teori, metode, dan teknik penilaian sastra: Dari strukturalisme hingga poststrukturalisme perspektif wacana naratif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rachmad, R. A. R. (2008). Menjadi penulis profesional muda. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Sudarman, P. (2008). Menulis di media massa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sumiyadi. (2010). Sastra pendidikan dan pendidikan sastra. Jurdiksatrasia, FPBS: UPI.

Suyatmi, T. (2012). Fungsi didaktis sastra dalam pembinaan akhlak manusia. Tuturan, 1(2), 165–172.

Tebba, S. (2004). Kecerdasan sufistik: Jembatan menuju makrifat. Jakarta: Kencana.

Yundiafi, M., Supiastutik, L., & Kusnadi. (2003). Cerita anak dan nilai pendidikan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.




DOI: https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i2.3291

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Abdul Latif, Vismaia S Damaianti, Yeti Mulyati

Al-Ishlah Jurnal Pendidikan Abstracted/Indexed by:

    

 


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.