KONSEP KURIKULUM PENDIDIKAN KELUARGA DALAM SURAH AL-LUQMAN

Nurhadi Nurhadi

Abstract


Islam adalah agama yang sempurna, juga agama yang diridai Allah swt. Oleh karenanya, Islam sangat memperhatikan pendidikan, baik pendidikan umum maupun agama. Nilai-nilai pendidikan sekaligus filsafat pendidikan tertuang dalam ayat yang pertama kali turun yaitu surah al-Alaq ayat 1—5. Proses pembelajaran dalam pendidikan memerlukan konsep yang sempurna. Hal ini telah dituangkan dalam butir-butir ayat alquran yang cukup luas maknanya. Tentunya berkaitan dengan hal itu, alquran sudah memberikan konsep kurikulum  sendiri dalam pendidikan Islam. Di antara 6666 ayat dalam alquran, yang sangat terkesan mengandung nilai kurikulum pendidikan keluarga terdapat dalam surah al-Luqman ayat 12—19. Lalu, apakah definisi kurikulum dan bagaimana konsep kurikulum pendidikan keluarga menurut ayat tersebut. Metode penelitian ini menggunakan konsep deskriptif kualitatif, dengan jenis penelitian library research (kepustakaan). Metode pengumpulan datanya menggunakan data primer dan sekunder. Sementara itu, teknis analisis datanya memakai metode analisis isi dengan pendekatan tafsir Tarbawi. Definisi kurikulum pendidikan menurut peneliti dalam surah al-Luqman ayat  12—19 di atas adalah seperangkat proses pembelajaran dengan tegas, bijaksana dan penuh kasih sayang untuk mengajar, mendidik, dan membimbing beberapa karakter nilai-nilai iman, akidah, tauhid, syukur, menghormati orang tua, bertanggung jawab, toleransi, sabar, tawaduk, amar ma’ruf, dan nahi mungkar dalam rangka mencapai tujuan pendidikan (insan kamil yang berahklakul karimah) direalisasikan dengan selalu istikamah dalam ibadah salat sebagai bentuk keberhasilan dan kesuksesan (beruntung) pembelajaran sehingga tercapai keridaan Allah (surga). Kurikulum pendidikan menurut Zainal Arifin adalah sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh atau diselesaikan peserta didik di sekolah untuk memperoleh ijazah. Jika surah al-Luqman ayat 12—19 dianalisis menggunakan teori Zainal Arifin, dapat disimpulkan bahwa konsep kurikulum pendidikan keluarga dalam surah al-Luqman ayat 12—19 adalah konsep iman dan amal serta akhlak, yaitu sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh (diajarkan orang tua) atau diselesaikan (diamalkan) anak di rumah maupun di sekolah (mata pelajaran tentang iman). Lalu, hal ini dibuktikan dengan ibadah (mata pelajaran fiqih) sehingga menjadi anak yang saleh berakhlak mulia (mata pelajaran akhlak). Ini sangat sesuai dengan tujuan pendidikan Islam secara umum dalam kajian filsafat pendidikan Islam, yaitu manusia yang sempurna (insan kamil) atau akhlakul karimah. Maka kurikulum pendidikan keluarga dalam surah al-Luqman disebut dengan kurikulum Luqmani.

Islam is a perfect religion, a religion that is accepted by Allah Almighty. Therefore Islam is very concerned about education, whether public education or religion. The values of education as well as educational philosophy are contained in the first verse down which is surah al-Alaq verses 1-5. The process of learning in education requires a perfect concept, it has been poured in the verses of the Qur'an is quite extensive meaning, of course associated with it, al-Qur'an has given the concept of its own curriculum in Islamic education, between 6666 verses in the Qur'an, which seem to imply the value of the family education curriculum contained in sura al-Luqman verses 12-19. . Then what is the curriculum definition and how the concept of family education curriculum according to that paragraph.  This research method uses qualitative descriptive concept, with research type of library of Risert (bibliography), data collection method is using primary and secondary data and technical data analysis is using contents analysis method with approach of tafsir Tarbawi. Definition The education curriculum according to the researchers in sura al-Luqman verses 12-19 above is a set of learning process with firm, wise and loving to teach, educate and guide some character values of Faith, aqidah, monotheism, gratitude, responsible, tolerant, patient, tawaduk, amar ma'ruf and nahi mungkar in order to achieve the goal of education (insan kamil berahklakul karimah) is realized with always istikomah in worship as a form of success and success (lucky) learning so as to achieve keridhoan Allah (heaven ). Education curriculum according to Zainal Arifin is a number of subjects that must be taken or resolved learners in school to obtain a diploma. If the Surah al-Luqman verses 12-19 are analyzed using Zainal Arifin's theory, it can be concluded that the concept of family education curriculum in sura al-Luqman verses 12-19 is the concept of Faith and Charity and Morals, which are a number of subjects to be taken (taught people old) or completed (put) children at home and school (subjects about the Faith) and then proved by Worship (subjects jurisprudence) to be a pious child and shalehah a noble character (moral subjects). This is in accordance with the objectives of Islamic education in general in the study of philosophy of Islamic education, the perfect human (insan kamil) or akhlakul karimah.Thus the family education curriculum in sura al-Luqman is called the Luqmani curriculum.

 


Keywords


Kata Kunci : konsep kurikulum, pendidikan keluarga, al-Luqman

Full Text:

PDF

References


Abdullah, M. Imron, Pendidikan Keluarga Bagi Anak, (Cirebon: Lektur, 2013)

Affan, Afraniati, Filsafat Logika, (Padang : Azka Padang, 2002)

Ahmad, La Ode, Kekuatan Kata Kekuatan Jiwa Seri- 1, Sekolah dan Guru paling Utama

Ahmadi, Abu dan Nur Ubhiyati, Ilmu Pendidikan, (Jakarta: Rineka Cipta, 2001)

Al-Rasyidin, Samsul Nizar, Filsafat Pendidikan Islam, (Jakarta: Ciputat Press, 2005)

Al-Syaibany, Omar Mohammad Al-Toumy, Falsafah Pendidikan Islam, (Jakarta: Bulan Bintang, Terjemahan Hasan Langgulung, 2009)

Anshari, HM. Hafi, Pengantar Ilmu Pendidikan (Surabaya: PT Usaha Nasional, 2003)

Arifin, Zainal, Konsep & Model Pengembangan Kurikulum, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011)

Aziz, Abdul, Pendidikan Agama dalam Keluarga: Tantangan Era Globalisasi, Himmah, Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyrakatan (Vol. 6, No. 15, Januari-April 2005)

Baaz, Abdil Aziz Bin, Durus Lisyaikh, (Kairo: Darul Ilmiyah, t.th), Juz 10

Bugin, Burhan, Penelitian Kualitatif; Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya, (Jakarta: Kencana, 2008)

Departemen Agama RI, al-Qur’an dan Terjemahanya (Semarang: Toha Putra, 2015)

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, (Jakarta: Balai Pustaka, 2006)

Djamarah, Syaiful Bahri, Pola Komunikasi Orang Tua & Anak dalam Keluarga, sebuah Perspektif Pendidikan Islam. (Jakarta: Rineka Cipta, 2004)

Djarkara, Pendidikan Filsafat, (Jakarta: PT Pembangunan, 2004)

Hadis, Abdul, Psikologi Dalam Pendidikan (Bandung: Alfabeta, 2006)

Hamka, Tafsir al-azhar (Jakarta: Pustaka Panji Mas, 1982), Juz 11

Huberman, Matthew B. Miles & AS. Michael, Analisis Data Kualitatif, terj. Tjetjep.Rohendi Rohidi (Jakarta: UI Press,2002),

Idi, Jalaluddin Abdullah, Filsafat Pendidikan(Manusia, Filsafat dan Pendidikan), (Jakarta: Gaya Media Pratama, 2002)

Jailani, M. Syahran, Teori Pendidikan Keluarga dan Tanggung Jawab Orang Tua dalam Pendidikan Anak Usia Dini (Nadwa | Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 8, Nomor 2, Oktober 2014)

Katsir, Ibnu, Tafsir ibnu katsier (Surabaya : PT bina ilmu. 1992), Jilid 8

Kholil, Syukur, Metodologi penelitian, (Bandung: Citapusaka Media, 2006)

Kriyantono, Rachmat, Teknik Praktis Riset Komunikasi (Jakarta: Kencana Prenada Media Grup, 2010)

Langgulung, Hasan, Manusia dan pendidikan, (Jakarta: Al-Husna Zikra, 2011), cet. Ke-3

Mansur, Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010)

Meleong, Lexy J, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2011)

Muhajir, Noeng, Metodologi Penelitian Kuantitatif, (Yogyakarta: Rake Sarasin, 2009)

Mujib, Muhaimin Abd, Pemikiran Pendidikan Islam: Kajian Filosofis dan Kerangka Dasar Operasionalnya, (Bandung: Trigenda Karya, 2003)

Nawawi, Hadari, Pendidikan Dalam Islam (Surabaya: Al -Ikhlas, 2003)

Nazar, Moh, Metode Penelitian (Jakarta :Pt Bhakti Indonesia, 2003)

Ningrum, Ayu Setya, Tafsir Surat Luqman Ayat 12-19 Tentang Pendidikan Anak Menurut Muhammad Quraish Shihab Dan Mahmud Yunus (Studi Komparasi) (Skripsi Fakultas Ushuluddin Dan Humaniora Universitas Islam Negeri (Uin) Walisongo Semarang, 2015)

Nuryanti, Filsafat Pendidikan Islam Tentang Kurikulum, Hunafa, Vol. 5, No.3, Desember 2008

Poerwadarminta, W.J.S., Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 2005)

Purwanto, M. Ngalim, Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2001)

Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Kalam Mulia, 2008), cet. Ke-2, hlm.1

Rochim, Soejitno Irmin dan Abdul, Menjadi Guru Yang Bisa Digugu Dan Ditiru (T.tp: Seyma Media, 2006)

S. Margono, Metodologi PenelitianPendidikan (Jakarta: Rineka Cipta, 2003)

Sadullah, Uyoh, Ilmu Pendidikan Islam, (Bandung: Alfabeta, 2003)

Shihab, M. Quraish, Tafsir al-Misbah (Jakarta: Lentera Hati, 2009)

Shochib, Moch, Pola Asuh Orang TuaUntuk Membantu Mengembangkan Disiplin Diri (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2001)

Sugiono, Memahami Penelitian Kualitatif, (Bandung: Alfabeta, 2005)

Sukmadinata, Nana Syaodih, MetodePenelitian Pendidikan (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2007)

Syahrullah, Rijal Jauhari, Kurikulum Pendidikan Dalam Perspektif Al Quran, Jurnal dalam http://rjsyahrulloh.blogspot.co.id/2016/02/kurikulum-pendidikan-dalam-perspektif.html.diakses.18.November.2017

Ulum, Basuki dan M. Miftahul, PengantarIlmu Pendidikan Islam (Ponorogo: STAIN Press, 2007)

Umar, Husein, Metode Riset Komunikasi Organisasi: Sebuah Pendekatan Kuantitatif Dilengkapi dengan Contoh Proposal dan Hasil Riset Komunikasi Organisasi, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002)

Zain, Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan, Strategi Belajar Mengajar (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2002)

Zeid, Mestika, Metode Penelitian Kepustakaan, (Jakarta : Yayasan Obor Indonesia, 2004)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Nurhadi Nurhadi

Attribution-NonCommercial-ShareAlike
CC BY-NC-SA

AL-ISHLAH Journal Indexed by:

Google Scholar