Religious Moderation: The Concept and Practice in Higher Education Institutions
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, I. M. U., Ruswandi, B., Fatihunnada, F., & Wahid, A. H. (2021). Toleransi di Kalangan Mahasantri dalam Menjalankan Moderasi Beragama di Lingkungan Ma’had Aly. Refleksi, 20(2).
Abror, M. (2020). Moderasi Beragama Dalam Bingkai Toleransi. Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam, 1(2), 143-155.
Arifinsyah, A., Andy, S., & Damanik, A. (2020). The urgency of religious moderation in preventing radicalism in Indonesia. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 21(1), 91-108.
Azis, D. K., Saihu, M., Hsb, A. R. G., & Islamy, A. (2021). Pancasila Educational Values in Indicators Religious Moderation in Indonesia. FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman, 7(2), 229-244.
Ekawati, E., Suparta, M., & Sirin, K. (2018). Moderasi Kurikulum Perguruan Tinggi Islam Dalam Deradikalisasi Agama di Indonesia. Istiqro, 16(01), 139-178.
Fahri, M., & Zainuri, A. (2019). Moderasi Beragama di Indonesia. Intizar, 25(2), 95-100.
Fauzi, I. A., et al. (2009). Pola-Pola Konflik Keagamaan di Indonesia (1990-2008). Jakarta: Hasil Penelitian.
Fauzi, I., & Subiyantoro, S. (2021). Analisis Manajemen Klasifikasi Masyarakat Muslim Pancasila Berasaskan Epistemologi Pendidikan. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 7(1), 78-89.
Gunawan, I. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Harahap, S. (2018). Konflik Etnis dan Agama di Indonesia. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA), 1(2), 1-19.
Hefni, W. (2020). Moderasi beragama dalam ruang digital: Studi pengarusutamaan moderasi beragama di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Jurnal Bimas Islam, 13(1), 1-22.
Jamaludin, A. N. (2018). Konflik dan Integrasi Pendirian Rumah Ibadah di Kota Bekasi. Jurnal Socio-Politica, 8(2), 227-238.
Junaedi, E. (2019). Inilah Moderasi Beragama Perspektif Kemenag. Harmoni, 18(2), 182-186.
Joo, M. T. H., Hee, T. F., & Piaw, C. Y. (2014). Leadership orientations of an educational leader in a private university in Malaysia. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 114, 681-686.
Kawangung, Y. (2019). Religious moderation discourse in plurality of social harmony in Indonesia. International journal of social sciences and humanities, 3(1), 160-170.
Khalifa, B., & Ayoubi, R. M. (2015). Leadership styles at Syrian higher education: what matters for organizational learning at public and private universities? International Journal of Educational Management.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Murtadlo, M. (2021). Pendidikan Moderasi Beragama: Membangun Harmoni, Memajukan Negeri. Jakarta: LIPI Press.
Nashohah, I. (2021). Internalisasi Nilai Moderasi Beragama melalui Pendidikan Penguatan Karakter dalam Masyarakat Heterogen. Prosiding Nasional, 4, 127-146.
Nisa, K. (2021). Perspektif Tokoh Masyarakat Tentang Pendidikan Moderasi Beragama Di Kota Pare-pare. EDUCANDUM, 7(1), 19-35.
Pajarianto, H., Pribadi, I., & Sari, P. (2022). Tolerance between religions through the role of local wisdom and religious moderation. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 78(4), 8.
Purwanto, Y., Qowaid, Q., & Fauzi, R. (2019). Internalisasi Nilai Moderasi Melalui Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 17(2), 110-124.
Qodir, Z. (2016). Kaum Muda, Intoleransi, dan Radikalisme Agama. Jurnal Studi Pemuda, 5(1), 429-445.
Saifuddin, L. H. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Sairin, W. (Ed.). (2002). Kerukunan Umat Beragama Pilar Utama Kerukunan Berbangsa: Butir-Butir Pemikiran. BPK Gunung Mulia.
Setara Institute. (2014). Stagnasi Kebebasan Beragama: Laporan Kondisi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan di Indonesia Tahun 2013. Jakarta: Pustaka Masyarakat Setara.
Shihab, M. Q. (2019). Wasathiyyah Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama. Lentera Hati Group.
Suharto, B. (2021). Moderasi Beragama; Dari Indonesia Untuk Dunia. LKIS Pelangi Aksara.
Sutrisno, E. (2019). Aktualisasi Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan. Jurnal Bimas Islam, 12(2), 323-348.
Syaifuddin, A. F. (2006). Membumikan Multikulturalisme Di Indonesia. Jurnal Antropologi Sosial Budaya ETNOVISI, 2(1), 3-10.
Takdir, M. (2017). Identifikasi Pola-Pola Konflik Agama dan Sosial (Studi Kasus Kekerasan Berbasis Sektarian dan Komunal di Indonesia. Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 2(01), 45-64.
Tareen, S. (2015). Contesting friendship in colonial Muslim India. South Asia: Journal of South Asian Studies, 38(3), 419-434.
Varshney, A., Tadjoeddin, M. Z., & Panggabean, R. (2004). Patterns of Collective Violence in Indonesia, 1990-2003. Jakarta: UNSFIR.
Wahid, Y. Z., Vulovik, V., Azhari, M. S., Ferdhi, G., Dja'far, A., Irawan, A., & Nisa, N. (2015). Laporan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) 2015. The WAHID Institute.
Yunus, F. M. (2014). Konflik Agama di Indonesia Problem dan Solusi Pemecahannya. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 16(2), 217-228.
Zakariyah, Z., Fauziyah, U., & Kholis, M. M. N. (2022). Strengthening the Value of Religious Moderation in Islamic Boarding Schools. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 3(1), 20-39.
DOI: https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i1.1893
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Adon Nasurullah Jamaludin
Al-Ishlah Jurnal Pendidikan Abstracted/Indexed by:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


.png)




