Fulfilment of Formal Education for Children with Criminal Sentences: Analysis of Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Justice System

Subarsyah Subarsyah

Abstract


Crimes committed by children are currently experiencing a very significant increase. In Indonesia, the settlement of criminal cases against children is included in vulnerable children who need more attention in fulfilling their rights. However, there are still many violations of children's rights during their status as perpetrators of crimes and afterwards. This study aims to analyze the fulfilment of the formal education of criminal children by Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Justice System. This study uses a qualitative approach with a literature study. The results of the study explain that Indonesia as a country that has ratified the Convention on the Rights of the Child through Presidential Decree Number 36 of 1990 dated August 25, 1990, has further integrated children's rights into national law, namely into Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection. Protection of children was created as an effort to educate and build quality and affluent children in education. These forms of protection include providing comfort, security, health, and adequate education. The existence of The Child Special Guidance Institute plays a vital role in fulfilling the educational needs of formal and non-formal children.

Keywords


Formal Education, Law, Juvenile Justice

Full Text:

PDF

References


Ahmad, G. (2019). Hakikat Pendidikan Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak. ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(1), 42-59.

Angkoso, I. B. (2021). Pelaksanaan Pelatihan Keterampilan Dan Pengembangan Kompetensi Anak Didik Pemasyarakatan Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Tangerang. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(3), 360-371.

Aripin, Z. (2020). Implementation Of Laws On The Criminal Jurisdiction System Using A Restorative Justice Approach (A Case Study at 'Aisyiyah Legal Aid Institute, Central Java). Law and Justice, 5(2), 145-160.

Arliman, L. (2015). Komnas HAM dan Perlindungan Anak Pelaku Tindak Pidana. Deepublish.

Azhari, P., Thamrin, H., & Budiarto, G. (2021). Evaluasi Program Sekolah Filial Pendidikan Layanan Khusus Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas I Kota Palembang (Doctoral dissertation, Sriwijaya University).

Bantani, M. F. (2021). Perlindungan Hukum terhadap anak pelaku tindak Pidana Narkotika dihubungkan dengan Pasal 67 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).

Drinan, C. H. (2017). The war on kids: How American juvenile justice lost its way. Oxford University Press.

Drumbl, M. A. (2012). Reimagining child soldiers in international law and policy. Oxford University Press.

Elrod, P., & Ryder, R. S. (2020). Juvenile justice: A social, historical, and legal perspective. Jones & Bartlett Publishers.

Ferdousi, N. (2013). Juvenile Justice for the Best Interest of the Children in Bangladesh: A Legal Analysis. JL Poly & Globalization, 18, 22.

Hafrida, H., Monita, Y., & Siregar, E. (2015). Pembinaan Narapidana Anak di Lembaga Pemasyarakatan Anak Sei. Bulu Muara Bulian. Publikasi Pendidikan, 5(3).

Hermawan, H. A., Aprilianda, N., & Endrawati, L. (2020). Synchronization of Prosecutors to The Implementation of Work Training as Institution of Criminal Fine for Children in Decision of State Court Number 30/Pid. Sus-Children/2016/Pn. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 7(11), 344-360.

Irmayani, N. R. (2019). Problematika Penanganan terhadap Anak Pelaku Tindak Kekerasan Seksual Selama Menjalankan Proses Hukum (Kasus di Provinsi Kalimantan Barat). Sosio Konsepsia, 8(3), 287-302.

Kapojos, M. J. (2017). Analisis Terhadap Putusan Hakim Berupa Pemidanaan Terhadap Perkara Tindak Pidana Anak Menurut Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Lex Crimen, 6(1).

Mariana, D., Ulfatin, N., & Burhanuddin, B. (2016). Perilaku Profesional dan Beban Kerja Pendidik di Sekolah Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(7), 1305-1311.

Medina, L. I. (2019). Tinjauan Fikih Siyasah terhadap kewenangan jaksa dalam Undang-Undang sistem Peradilan Pidana Anak No. 11 Tahun 2012: analisis terhadap putusan Mahkamah Konstitusi No. 68/PUU-XV/2017 (Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).

Niswa, E. (2016). Analisis Pemidanaan Anak Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (Doctoral dissertation, Fakultas Hukum UNISSULA).

Nugrahani, F. (2014). Metode penelitian kualitatif. Solo: Cakra Books.

Shova, K. I. (2017). Penerapan sanksi pidana bagi anak pelaku tindak pidana penganiayaan ditinjau dari pasal 351 ayat (1) kuhp dan pasal 82 undang-undang nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak (analisa putusan no. 695/pid. sus/2015/pn. tng).

Simanjuntak, R. H. (2021). Pembinaan anak didik pemasyarakatan kasus narkotika di lembaga pembinaan khusus anak berdasarkan undang-undang nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak. Jurnal penelitian pendidikan sosial humaniora, 6(1), 58-64.

Walker, S. C., Bishop, A. S., Pullmann, M. D., & Bauer, G. (2015). A research framework for understanding the practical impact of family involvement in the juvenile justice system: The juvenile justice family involvement model. American Journal of Community Psychology, 56(3), 408-421.

Widiarta, H. Y., Soponyono, E., & Rochaeti, N. (2016). Implementasi Keadilan Restoratif Sebagai Upaya Penanganan Terbaik Bagi Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Menurut Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (Studi Putusan Pengadilan Negeri Semarang No. 213/pid. sus/2014/pn. Semar. Diponegoro Law Journal, 5(2), 1-16.

Winarno, E. (2019). Implementasi Kebijakan Penanganan Anak Pelaku Tindak Kriminal. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 18(1), 51-68.

Yulianti, P. (2017). Tindak pidana pencurian yang di lakukan oleh anak di tinjau dari pasal 363 ayat (1) kuhp dan undang-undang nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak (analisis putusan nomor: 402/pid. sus/2013/pn. tng).

Yusuf, F. M. (2018). Analisis Yuridis Mengenai Peranan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Terhadap Pendampingan Klien Anak Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (Doctoral dissertation, Perpustakaan Pascasarjana).




DOI: https://doi.org/10.35445/alishlah.v13i3.1239

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Subarsyah Subarsyah

Al-Ishlah Jurnal Pendidikan Abstracted/Indexed by:

    

 


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.