Islamic Education in Preserving Mental Health Based on the Qur’an in the Contemporary Era

Ernawati Sulhatul Imamah

Abstract


Islamic education is a holistic framework grounded in the Qur’an and Hadith, aiming not only to transmit knowledge but also to cultivate values, ethics, and spiritual awareness. Mental health—defined as the optimal functioning of one’s emotional and psychological potential—is increasingly relevant in educational contexts. Integrating Qur’anic principles may offer meaningful responses to contemporary mental health issues such as anxiety, stress, low self-esteem, and emotional imbalance. This study employed a qualitative library research method, using textual analysis of books, scholarly journals, and classical Islamic sources. Content analysis was applied to identify Qur’anic verses and their interpretations (tafsīr) that address aspects of mental health. The findings reveal that Qur’anic values—such as ṣabr (patience), tawakkul (trust in God), dhikr (remembrance of God), prayer, gratitude, and inner peace—serve as key psychological resources. These principles contribute to emotional regulation, resilience, and self-awareness, offering spiritual and practical strategies for mental well-being. Islamic education, when integrated with Qur’anic spiritual teachings, can significantly support students’ mental health. The study suggests that schools implement Qur’an-based counseling programs and embed Islamic psychological values within the curriculum. Additionally, training for Islamic education (PAI) teachers should include components of Qur’anic psychology to enhance their role in guiding students through emotional challenges.

Keywords


Islamic education; mental health; the Qur’an; contemporary era

Full Text:

PDF

References


Abidin, S., & Zainudin. (2008). Cara salat yang khusuk. Jakarta: Rineka Cipta.

Abrar, K., Kenedi, G., Afnibar, & Ulfatmi. (2024). Menjawab tantangan globalisasi: Pendidikan Islam berbasis konseling Islam untuk generasi resilien. Rayah Al-Islam, 8(4), 2554–2568.

Al-Bugha, M. D., & Muhyiddin. (2017). Al-Wafi: Syarah hadis Arba’in Imam an-Nawawi. Jakarta: Qisthi Press.

Al-Ghazali. (2014). Metode menaklukkan jiwa (Edisi ke-2). Bandung: Mizan.

Al-Ghazali. (2019). Ihya’ ‘Ulumiddin: Menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama (Ibn Ibrahim Ba’adillah, Trans.). Jakarta: Republika.

Al-Jauziyyah, I. Q. (2005). At-Tafsir Ibnul Qayyim. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.

Al-Juzayy, M. A. (1995). At-Tashil li Ulum at-Tanzil (Al-Tashil li Ulum al-Tanzil). Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.

Al-Mahalli, J., & As-Suyuthi, J. (1995). Tafsir Jalalain. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.

Al-Maraghi, A. M. (1992). Tafsir Al-Maraghi. Kudus: Karya Toha Putra.

Al-Qurthubi, S. (2013). Tafsir Fizhilalil Qur’an. Jakarta: Gema Insani.

Alvarezy, S. H., & Khodijah. (2025). Kesehatan mental menurut Al-Qur'an: Menerapkan ayat-ayat Al-Qur'an dalam mengatasi stres dan kecemasan. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, 7(3), Juli 2025.

Andini, M., Aprilia, D., & Distina, P. P. (2021). Kontribusi psikoterapi Islam bagi kesehatan mental. Psychosophia: Journal of Psychology, Religion and Humanity, 3(2), 165–182.

Ariadi, P. (2019). Kesehatan mental dalam perspektif Islam. Syifa’ Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 3(2), 118.

Ash-Shabuni, M. A. (2011). Shafwatu at-Tafasir. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Ash-Shiddieqy, M. H. (2000). Tafsir Al-Qur’anul Majid an-Nuur. Jakarta: Pustaka Rizki Putra.

Asrowi. (2023). Psikologi dan Al-Qur’an (solusi permasalahan di era globalisasi). Jurnal Aksioma Al-Asas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1).

Asy-Syaukani, I. (2008). Tafsir Fathul Qadir. Jakarta: Pustaka Azzam.

Aulia, J., & Bashori. (2025). Menggali konsep self-healing dalam Al-Qur’an. Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Hadis, 5(1).

Az-Zuhaili, W. (2015). Syarii’ah wa al-Manhaj (Abdul Hayyie al-Kattani, Trans.). Tafsir al-Munir: Aqidah, Syariah dan Manhaj. Jakarta: Gema Insani.

Chalpin, J. P. (1997). Kamus lengkap psikologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Daradjat, Z. (2016). Kesehatan mental. Jakarta: Gunung Agung.

Djumhana, B. H. (2015). Integrasi psikologi dengan Islam. Yogyakarta: Yayasan Insan Kamil.

Echols, J. M., & Shadily, H. (2011). Kamus Inggris–Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Fahmi, A. (2006). Berjumpa Allah lewat shalat. Jakarta: Gema Insani.

Fakhriyani, D. V. (2019). Kesehatan mental. Duta Media Publishing.

Firmansyah, M. I. (2019). Pendidikan Agama Islam: Pengertian, tujuan, dasar, dan fungsi. Jurnal Pendidikan Agama Islam - Ta’lim, 7(2), 79–90. https://ejournal.upi.edu/index.php/taklim/article/view/43562/18093

Fitra, A. A., Muhammad Harfi, M. H. K., Iffah, I., & Siswanto. (2024). Historical influence in Tafsir Al-Mishbah: A hermeneutical exploration through Gadamer’s lens. Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an dan Tafsir, 9(2), 265–276. http://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/tibyan

Fitriya, A., Indriani, I., & Noor, K. F. A. (2022). Konsep perkembangan sosial emosional anak usia dini di RA Tarbiyatussibyan Ploso Karangtengah Demak. Jurnal Raudhah, 10(1), Januari–Juni 2022.

Fuad, I. (2016). Menjaga kesehatan mental perspektif Al-Qur’an dan Hadits. An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 1(1), 31–50.

Hamka. (2007). Tafsir Al-Azhar. Singapura: Pustaka Nasional PTE LTD.

Hanafi, M. M. (2020). Qur'anic immunity: Prospek dan tantangan Al Qur'an sebagai obat. Webinar.

Irwan, D. A., Putri, N. A., Putri, K. C., & Kibtyah, M. (2024). Penerapan terapi Islam pada kesehatan mental menggunakan metode tilawah Al-Quran. Al-Hiwar: Jurnal Ilmu dan Teknik Dakwah, 11(2), 129–138.

Ismiati. (2024). Penafsiran ayat-ayat tentang psikologi dalam Al-Qur'an: Perspektif spiritual dan mental kesehatan. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 1695–1700.

Katshir, I. (2017). Tafsir al-Qur’an al-Azim (Tafsir Ibnu Katsir). Beirut: Dar Al-Fikr.

Kemenag RI. (2015). Kesehatan dalam perspektif Al-Qur’an (Tafsir al-Qur’an tematik). Jakarta: Aku Bisa.

Khair, N., & Fatmawati, K. (2022). Psikologi Islam Ibn Miskawaih dalam rehabilitasi penyakit mental manusia. Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora, 8(2), 151–177.

Kurniati, N., Rejeki, S., Nizar, M., Purwanti, O. S., & Fitria, C. N. (2023). Pengaruh pola asuh orang tua “toxic parents” bagi kesehatan mental anak Sanggar Bimbingan Kepong Kuala Lumpur Malaysia. Buletin KKN Pendidikan, 5(2), 157–166.

Lubis, A. (2016). Peran agama dalam kesehatan mental. Jurnal Ihya Al-Arabiyah, 2(2). https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/ihya/article/view/497

Malikah. (2018). Pendidikan kesehatan mental melalui bacaan Al-Qur’an [Studi Kasus di Pesantren Darullughah Wadda’wah & Al-Amanah Bilingual]. Surabaya: UIN Sunan Ampel.

Malviya, S. (2023). The need for integration of religion and spirituality into the mental health care of culturally and linguistically diverse populations in Australia: A rapid review. Journal of Religion and Health, 62(4), 2272–2296.

Mansyur, A. I., Badrujaman, A., Imawati, R., & Fadhillah, D. N. (2020). Konseling online sebagai upaya menangani masalah perundungan di kalangan anak muda. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29(2), 140–154.

Margaret, M., Coral, R., Edel, E., Cherie, A., Sam, M., Brendan, P., Anthony, J. B., Elaine, K., & Siobhan, M. (2017). Mental health, behavioral problems and treatment seeking among students commencing university in Northern Ireland. International Journal, 13(December), 1.

Masrur, M. S., & Salsabila, A. (2021). Peran agama dalam kesehatan mental perspektif Al-Quran pada kisah Maryam binti Imran. Islamika, 3(1), 38–56.

Muchalid. (2025). Dakwah mimbar dan transformasi sosial: Studi perilaku remaja Aceh. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(1). http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp

Muhammad, A. S. (2019). Tafsir kebahagiaan: Tuntunan Al-Qur’an menyikapi cobaan dan kesulitan hidup. Jakarta: Qaf Media Kreativa.

Muhtadi, A. S., & Djaliel, M. A. (2003). Metode penelitian dakwah. Bandung: Pustaka Setia.

Munawwir, A. W. (2007). Kamus al-Munawwir Arab-Indonesia. Surabaya: Pustaka Progressif.

Nahar, E. A., & Saefudin, A. (2024). Peran pendidikan Islam dalam membina kesehatan mental perspektif Al-Qur’an. Progressa: Journal of Islamic Religious Instruction, 8(1), Februari 2024.

Nasution, R., Lubis, J. A., Putri, S. A., & Adella, W. A. (2024). Peran ibadah dalam mengatasi kecemasan dan depresi dikalangan Gen-Z beragama. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(4), 14556–14561.

Nazir, M. (2017). Metode penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Notosoedirdjo, M., & Latipun, L. (2017). Kesehatan mental: Konsep dan penerapan. Malang: UMM Press.

Nur, H. R., & Zamimah, I. (2021). Kesehatan mental perspektif Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Hikmah: Journal of Islamic Studies, 17(2).

Nurfadillah, R., Arafat, R., & Yusuf, S. (2021). Gambaran faktor yang mempengaruhi kesehatan mental perawat pada masa pandemi Covid-19: Literatur review. Jurnal Keperawatan, 13(1), Maret. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan

Nurhasanah, & Noviani, D. (2024). Peran ayat-ayat Al-Qur’an dalam pembentukan karakter spiritual: Tinjauan psikologi Islam. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(12).

Nurusshobah, & Fitra, A. A. (2025). Kesehatan mental dan spiritualitas: Bagaimana konsep Al-Qur’an menghadapi krisis psikologis era kontemporer? Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 4(1), 115–130.

Qowim, A. N. (2020). Metode pendidikan Islam perspektif Al-Qur’an. Ilmu Al-Qur’an: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1).

Quthub, S. (2013). Tafsir Fizhilalil Qur’an. Jakarta: Gema Insani.

Rahmawati, A. S., & Qamariah, S. (2025). Implementasi kurikulum berbasis Islam di SMP IT Insan Mandiri Kota Sukabumi. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 3(2), 2025.

Rahmawaty, F., Silalahiv, R. P., T, B., & Mansyah, B. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental pada remaja. Jurnal Surya Medika (JSM), 8(3).

Ratnawati. (2019). Metode perawatan kesehatan mental dalam Islam. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 3(1).

Risnawati, B. S., Nasichah, N., Prayogo, M. F., & Al Izzami, Z. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa bimbingan dan penyuluhan Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal Ilmiah dan Karya Mahasiswa, 2(1), 179–186.

Rivai, M., Juliani, M. D. A., Batubara, P. M., & Yumna, S. (2025). Kurikulum PAI untuk generasi Z: Menanamkan akhlak mulia di dunia yang serba cepat. Mesada: Journal of Innovative Research, 2(1), 301–310.

Rizal, M. (2025). Tradisi dakwah mimbar dan respons remaja: Sebuah kajian empiris di Aceh.

Rosyanti, L., Hadi, I., & Akhmad, A. (2022). Kesehatan spiritual: Terapi Al-Qur’an sebagai pengobatan fisik dan psikologis di masa pandemi COVID-19. Health Information: Jurnal Penelitian Poltekkes Kemenkes Kendari, 14(1). http://portal.amelica.org/ameli/journal/504/5043270005/

Rustin, M. S. A., & Akbar, H. (2020). Nilai pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 153–157: Studi pustaka Tafsir Al-Azhar. JOM FTK Uniks, 2(1).

Sadam, M., & Muhammad, Y. M. (2014). Mengintegrasikan spiritualitas dengan perilaku hidup sehari-hari. 8(7).

Samain, & Budihardjo. (2020). Konsep kesehatan mental dalam Al-Qur’an dan implikasinya terhadap adversity quotient perspektif Tafsir Al-Misbah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2).

Sarihat. (2021). Rahasia ketenangan jiwa dalam Al-Qur’an: Kajian tafsir tematik. MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 6(1), Januari–Juni.

Shihab, M. Q. (2021). Tafsir Al-Misbah: Pesan, kesan dan keserasian Al-Qur’an (Vol. 1). Jakarta: Lentera Hati.

Sholekhawati. (2024). Perspektif Al-Qur’an tentang kesehatan mental terhadap trauma psikis dalam praktik poligini. Jakarta: Institut PTIQ Jakarta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharmis. (2015). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam keluarga. Jurnal Musawa, 7(1).

Sukronadi, & Hidayat, A. T. (2025). Pembinaan mental dan emosional santri era digital: Studi kasus di Pondok Pesantren Islahul Huda Lombok Barat. Jurnal At-Ta’dib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1). https://ejurnal.iaiqh.ac.id/index.php/at-tadib/index

Syah, F. R., & Ramadhan, H. (2023). Besarnya rahmat Allah SWT dalam Q.S. Az-Zumar (39): 53. Student Research Journal, 1(4), 24–35.

Ulfah, U. (2019). Peran konselor dalam mengembangkan potensi peserta didik. Jurnal Tahsinia, 1(1), 92–100.

Wahyuningsih, H. (2008). Religiusitas, spiritualitas, dan kesehatan mental: Meta-analisis.

Walida, D. T. (2025). Al-Qur’an dan psikologi: Pendekatan spiritual dalam kesehatan mental. Ulil Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(2), Januari.

Yulianto, R., & Zain, M. H. (2018). Studi komparatif: Psikoterapi dalam perspektif Islam dan modern. Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama, 4(2).

Yusuf, A. (2009). Ensiklopedi kemukjizatan ilmiah dalam Al-Qur’an dan Sunnah (Masturi Ilham et al., Trans.). Jakarta: Kharisma Ilmu.

Yusuf, L. N. (2018). Kesehatan mental: Perspektif psikologi dan agama. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Yusuf, M. (2022). Urgensi pendidikan Islam dalam menjaga kesehatan mental remaja di lingkungan sekolah pada era media sosial. Ilmu Al-Qur’an (IQ): Jurnal Pendidikan Islam, 5(1).

Zuhri. (2020). Urgensi kesehatan mental dalam pendidikan Islam. Ad-Da’wah, 16(2), Februari.




DOI: https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i4.8390

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 ernawati sulhatul imamah

Al-Ishlah Jurnal Pendidikan Abstracted/Indexed by:

    

 


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.